
Seruan Erdoan Pertegas Loyalitas kepada Penjajah
Pernyataan Presiden Turki Recep Tayyip Erdoan yang menyerukan ‘membangun jaringan keamanan dan pertahanan yang membentang dari Texas hingga Ankara tanpa syarat apa pun’, menurut situs web hizb-ut-tahrir.info, menegaskan loyalitasnya pada penjajah kafir.
“Erdogan menegaskan loyalitasnya pada penjajah kafir dengan menyerukan NATO untuk membangun jaringan keamanan dan pertahanan dari Texas hingga Ankara,” ungkap situs web resmi Hizbut Tahrir tersebut, Rabu (1/7/2026).
Sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Anadolu pada 29 Juni 2026, Erdogan selama pidato di KTT Ketua Parlemen NATO di Istanbul menyerukan NATO untuk “membangun jaringan keamanan dan pertahanan yang membentang dari Texas hingga Ankara tanpa syarat apa pun.”
Erdogan menambahkan, “Dalam iklim regional dan internasional saat ini, mempertahankan kemampuan pencegahan NATO dan memperkuat solidaritas negara-negara sekutu lebih penting daripada sebelumnya.”
Erdogan juga menjelaskan, “Turki berbagi dengan sekutunya, baik kemampuan luar biasanya dalam mengelola krisis regional maupun pengalaman luasnya dan terakumulasi dalam kerangka NATO.”
Menurut hizb-ut-tahrir.info, pernyataan Erdogan tersebut menegaskan kesetiaannya kepada kaum kafir, keterlibatannya dalam aliansi salib mereka, serta keinginannya untuk membela keamanan dan wilayah mereka.
“Ia menunjukkan sejauh mana Turki memberikan layanan kepada mereka melalui keanggotaannya yang berdosa dalam aliansi salib ini,” tulis situs tersebut. []



