Pengantar

Pengantar [Palestina dan Solusi Dua Negara]

Assalâmu ’alaykum wa rahmatulLâhi wa barakâtuh.

Pembaca yang budiman, dunia kembali disuguhi wacana usang bernama “Solusi Dua Negara” untuk menyelesaikan konflik Palestina–Israel. Ide ini seolah-olah jalan damai yang adil. Padahal ia hanyalah jebakan politik untuk melegitimasi penjajahan entitas Yahudi atas bumi kaum Muslim. Faktanya, sejak pertama kali digulirkan, solusi ini tak pernah mengakhiri penderitaan rakyat Palestina. Ia justru menjadi alat kompromi yang meniadakan hak kaum Muslim atas seluruh tanah Palestina. Solusi dua negara berarti mengakui kedaulatan Israel. Padahal tanah Palestina adalah milik umat Islam. Bukan komoditas hasil tawar-menawar politik internasional.

Dalam pandangan Islam, Palestina bukan sekadar persoalan kemanusiaan, tetapi persoalan aqidah dan hukum syariah. Masjid Al-Aqsha di Palestina adalah bagian dari tiga masjid suci yang dimuliakan Allah SWT. Karena itu membebaskan Palestina bukan urusan diplomasi, melainkan kewajiban jihad di bawah kepemimpinan Khalifah yang menyatukan kekuatan umat. Islam tidak mengenal konsep dua negara. Sebabnya, seluruh bumi kaum Muslim harus berada di bawah satu kepemimpinan Islam yang menerapkan syariah secara total. Keadilan sejati tidak lahir dari perundingan sekuler, tetapi dari tegaknya hukum Allah SWT di muka bumi.

Di tengah derasnya propaganda perdamaian palsu yang ditawarkan Barat dan PBB, seruan untuk menolak solusi dua negara adalah panggilan iman. Bukan sekadar penolakan politis. Ini adalah pernyataan tegas bahwa satu-satunya jalan pembebasan Palestina adalah dengan menegakkan kembali Khilafah Islam. Khilafahlah yang memimpin jihad fî sabilillah sebagaimana dilakukan oleh para khalifah terdahulu.

Al-Wa’ie edisi kali ini mengajak pembaca menelusuri kembali akar persoalan Palestina serta solusi hakiki menurut Islam. Bukan diplomasi. Bukan kompromi. Akan tetapi, penegakan syariah dan penyatuan umat sedunia.

Itulah antara lain yang dibahas dalam tema utama al-Wa’ie edisi kali ini, selain sejumlah tema menarik lainnya.

Semoga seluruh sajian al-Wa’ie kali ini menjadi bahan renungan dan penggerak kesadaran umat Islam bahwa solusi dua negara untuk membebaskan Palestina hanyalah ilusi. Dengan memahami pandangan Islam secara ideologis, kita akan menyadari bahwa pembebasan Palestina hanya mungkin terwujud jika Islam kembali memimpin dunia dengan syariah dan Khilafah. Selamat membaca!

Wassalâmu ’alaykum wa rahmatulLâhi wa barakâtuh.              

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen − 16 =

Back to top button