Dunia Islam

Perusakan Masjid Bersejarah

Salah satu bangunan penting yang menjadi sasaran  konflik di Ethopia adalah Masjid al-Nejashi yang bersejarah. Saat konflik sepanjang tahun 2020-2021 di wilayah Tigray utara Ethiopia, puluhan ribu orang Ethiopia melarikan diri ke negara tetangga Sudan dan muncul tuduhan kejahatan kekerasan terhadap warga sipil. Konflik tersebut juga menyentuh salah satu situs warisan agama yang paling dihormati di kawasan itu, masjid bersejarah, Masjid al-Nejashi di daerah Wukro. Salah satu masjid tertua di Afrika itu disebut-sebut sebagai situs Warisan Dunia Unesco yang potensial.

Foto dan rekaman video dari Masjid al-Nejashi yang rusak parah pertama kali muncul di media sosial, menjadi viral. Gambar menunjukkan menara masjid hancur. Sebagian kubahnya runtuh dan fasadnya hancur. Di dalam masjid, puing-puing berserakan di lantai. Ahmed Siraj, perwakilan dari Asosiasi Muslim Internasional regional di Tigray, mengatakan kepada Middle East Eye bahwa organisasinya telah mencatat kematian beberapa orang yang dibunuh oleh para tentara setelah penghancuran sebagian masjid.

“Kami telah memastikan dari sumber kami bahwa sejumlah orang tak bersalah, termasuk seorang ayah dari empat anak, dibunuh oleh tentara Eritrea hanya karena memprotes penjarahan masjid pada 26 November,” kata Siraj.

Siraj menambahkan bahwa sejumlah artefak diyakini telah dicuri dari masjid, termasuk manuskrip keagamaan, buku dan surat yang berasal dari abad ketujuh, sementara sebuah tempat suci yang diyakini menyimpan sisa-sisa beberapa pengikut Nabi Muhammad juga ada. membutuhkan perbaikan.

Seorang pejabat dari Otoritas Pelestarian Warisan Negara Ethiopia mengatakan pada 5 Januari bahwa sebuah tim akan dikirim untuk memeriksa kerusakan masjid, serta gereja terdekat, sebelum perbaikan dilakukan. Namun, Siraj mengatakan upaya seperti itu tidak dapat menghilangkan korban manusia dan budaya. “Perbaikan tidak akan mengembalikan mereka. Juga tidak akan mengembalikan artefak yang dicuri,” katanya. [AF]

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eleven + 8 =

Back to top button