Kilas Dunia

Barat Masih Menyimpan Pakistan dalam Daftar Pendanaan Teroris

Setelah Barat menjajah seluruh dunia, disusul dengan penurunan kolonialisme, tetapi transformasinya menjadi neo-kolonialisme, Barat terus menggunakan undang-undang dan lembaga-lembaga internasional untuk menjaga negara-negara non-Barat tetap di bawah tekanan.

Kantor Berita Reuters melaporkan bahwa sebuah lembaga pengawas keuangan global membuat Pakistan masuk dalam daftar pendanaan terorisme pada Jumat (18/10/2019). Lembaga itu memperingatkan Islamabad bahwa mereka hanya memiliki waktu hingga Februari untuk memperbaiki atau menghadapi tindakan internasional.

Gugus Tugas Aksi Keuangan (The Financial Action Task Force/FATF) yang berbasis di Paris, yang berurusan dengan pencucian uang mengatakan prihatin bahwa Pakistan telah gagal menyelesaikan rencana aksi pertama pada batas waktu Januari dan kemudian batas waktu Mei-Oktober sekarang ini.

Pakistan yang tengah dilanda krisis neraca pembayaran, yang memaksanya untuk meminta bantuan Dana Moneter Internasional (IMF), telah menjanjikan serangkaian langkah untuk membendung pendanaan terorisme.

Menurut Kantor Berita HT, lembaga-lembaga seperti FATF atau IMF sangat mahir menyembunyikan tujuan imperialis Barat di balik bahasa netral dan halus. Melihat dukungan Pakistan yang lemah dan tidak meyakinkan untuk kelompok-kelompok jihad kecil yang dipandang sebagai terorisme. Sebaliknya, mereka sama sekali mengabaikan tren terorisme nyata Barat dalam bentuk pengerahan ratusan ribu tentara yang menciptakan pembunuhan dan perusakan yang tidak terdeskripsikan di negeri-negeri Muslim.

“Untuk itu, kaum Muslim harus menolak lembaga-lembaga internasional yang didirikan oleh Barat dan undang-undang internasional yang dibuat oleh Barat,” tegas Kantor Berita HT. Sebab dengan semua ini, lanjut kantor berita tersebut, insya Allah, dunia akan segera menyaksikan munculnya Khilafah ‘ala minhajin nubuwwah. Khilafah inilah yang akan menghadapi dan mengalahkan kolonialisme serta memetakan jalan yang adil dan damai. Tentu tidak hanya untuk umat Islam saja, tetapi juga untuk seluruh umat manusia, seperti halnya yang dilakukan para khalifah sebelum munculnya imperialisme sekular Barat yang jahat, di Barat.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eleven − three =

Back to top button