
Penjajah Yahudi: Virus yang Harus Dimusnahkan
Entitas Yahudi pernah diibaratkan sel kanker yang harus dibuang. Sejatinya, dia bukan sel kanker. “Israel” bukan berasal dari sel umat Islam. Dia adalah benda asing yang masuk ke dalam tubuh umat. yang paling pantas mendapat sebutan “sel kanker” yang dicangkokan di tubuh kaum Muslim dan menciptakan malapetaka adalah para penguasa negeri-negeri muslim. Mereka lebih memilih bermutasi menjadi pengkhianat yang tunduk kepada Yahudi daripada menjalankan fitrah hidupnya tunduk kepada Allah SWT. Mereka benar-benar memerankan aktor sebagai “sel kanker” di tubuh umat dan menimbulkan kerusakan.
Entitas Yahudi ibarat “virus” yang diproduksi Amerika. Dia hanya bisa hidup dengan merugikan inangnya. Entitas Yahudi datang ke Palestina untuk menginfeksi kaum Muslim dan menaburkan penderitaan yang nyata. Pada saat kaum Muslim digerogoti oleh “sel kanker”, “virus” itu juga melakukan serangan. Lalu bagaimana kaum Muslim menghadapi ini semua? Tidak mungkin tubuh kaum Muslim kuat melawan serangan “virus” jika di dalam tubuhnya berkembang “sel kanker”? Inilah gambaran kaum Muslim dalam menghadapi entitas Yahudi yang disokong oleh Amerika dan sekutunya.
Saat ini, umat Islam tidak boleh menyerah. Peristiwa Taufan Al-Aqsa (7/10/2023) telah menampar kesombongan Yahudi. Militer Hamas telah menghancurkan mitos yang selama ini telah dibangun oleh Yahudi. Saat ini yang dibutuhkan oleh kaum Muslim Palestina tidak hanya obat-obatan dan pangan. Mereka juga membutuhkan bantuan militer untuk melenyapkan “virus” yang ditanam oleh Amerika di sana. Dua tahun sudah Gaza menghadapi genosida yang dilakukan oleh Yahudi dengan dukungan Amerika dan sekutunya. Solidaritas kemanusiaan telah mengirimkan bantuan ke Gaza dengan Armada Global Sumud Flotila. Namun, upaya tersebut tidak lepas dari pembajakan dan serangan entitas Yahudi yang berakibat penculikan beberapa aktivis kemanusiaan.
Seharusnya peristiwa ini menggetarkan kaum Muslim. Mereka seharusnya menyadari akan penting institusi pemerintahan Islam global. Itulah Khilafah Islam. Khilafah inilah yang akan menyatukan umat. Khilafah pula yang akan mengomando jihad demi membebaskan Palestina dari penjajahan yang ditimpakan Yahudi kepada mereka. Sudah tidak ada cara lain lagi. Palestina membutuhkan bantuan militer yang dimobilisasi oleh Khilafah Islam.
Jadi, PR besar yang harus dilakukan umat Islam untuk menghentikan kezaliman di Gaza dan penderitaan kaum Muslim di negeri-negeri sekuler adalah dengan berdakwah memperjuangkan kembalinya kehidupan Islam di bawah naungan Khilafah Islam. [Ika Mawarningtyas, S.Pd.; (Direktur Mutiara Umat Institute)]





