
KTT Gaza Hanya Deklarasi Kosong Belaka?
Hizbut Tahrir memprediksi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Masa Depan Gaza pada 11 dan 12 November di Turki dengan partisipasi perwakilan lebih dari 200 lembaga dan organisasi dari 48 negara hanya berujung deklarasi kosong.
“Peran Turki dan negeri-negeri Muslim lainnya hanya sebatas menjadi tuan rumah konferensi dan pertemuan puncak. Setelahnya pertemuan tersebut bubar dengan pernyataan-pernyataan kosong dan deklarasi-deklarasi hampa,” tulis Hizbut Tahrir dalam situs resminya hizb-ut-tahrir.info, Senin (10/11/2025).
Pasalnya, jelas HT, ratusan konferensi mungkin telah diselenggarakan sejak agresi terhadap Gaza dimulai, dan hasilnya nihil!
“Apakah konferensi-konferensi mereka telah menghentikan pembantaian yang dilakukan oleh entitas Yahudi? Adakah yang berani menyerukan aksi militer untuk menghalangi dan mengakhiri agresi entitas ini?” tanyanya retoris.
Kepemimpinan Urusan Agama Turki, penyelenggara KTT tersebut, jelas HT, merupakan sebuah lembaga sekuler yang didirikan atas dasar pengkhianatan, tidak akan membawa kebaikan. Konferensi-konferensi yang diselenggarakan hanya akan menghasilkan hasil yang sejalan dengan keinginan Republik Turki yang sekuler, dan tidak akan menyimpang sedikit pun dari garis tersebut.
“Oleh karena itu, konferensi tersebut tidak akan menguntungkan rakyat Gaza. Sebaliknya, konferensi tersebut akan menjadi platform bagi seruan-seruan pengkhianatan untuk normalisasi hubungan dengan entitas Yahudi,” pungkasnya. []





