Kilas Dunia

AS: Cacar Monyet Darurat Kesehatan Masyarakat

The Washington Post mengutip para pejabat bahwa pemerintahan Presiden AS Joe Biden berencana untuk mengumumkan wabah cacar monyet sebagai darurat kesehatan masyarakat, di tengah ketakutan internasional bahwa itu akan berubah menjadi pandemi.

Menteri Kesehatan AS menyatakan keprihatinan yang mendalam tentang merebaknya cacar monyet di Amerika Serikat, dan seorang pejabat senior kesehatan masyarakat AS mengakui bahwa Amerika Serikat memperkirakan peningkatan kasus cacar monyet dalam beberapa pekan mendatang, sementara saat ini tidak memiliki dosis vaksin yang cukup untuk memenuhi permintaan.

Dalam hal ini, Organisasi Kesehatan Dunia mengkonfirmasi pemantauan 18.000 kasus cacar monyet, di 78 negara, yang sebagian besar di benua Eropa. Patut dicatat bahwa Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia, Tedros Adhanom Ghebreyesus, telah menyatakan bahwa wabah cacar monyet mewakili “darurat yang menjadi perhatian internasional”.

Australia mengumumkan bahwa 450.000 dosis vaksin cacar monyet telah diamankan mengingat meningkatnya jumlah infeksi di negara itu.

Prancis mencatat lebih dari dua ribu telah terinfeksi. Otoritas Kesehatan Masyarakat mengatakan—dalam sebuah pernyataan—bahwa “sekitar 96% dari kasus yang terdeteksi di Prancis terjadi di antara pria gay”.

Merespons hal itu, majalah Al-Waie (Arab) Edisi 433, Tahun ke-37, Safar 1444 H/September 2022 M, menyatakan cacar monyet pertama kali ditemukan pada tahun 1958 ketika penyakit yang mirip dengan cacar muncul pada monyet di laboratorium, yang berarti bahwa cacar ini adalah produk Barat, dan sebagian besar penyebarannya adalah di negara-negara Barat karena peradabannya yang sangat kotor, terutama Amerika yang seruan terakhirnya adalah undang-undang untuk homoseksualitas dan memaksakannya pada masyarakat.

“Mahabenar Allah dengan segala firman-Nya, ketika berfirman (yang artinya): Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia,” pungkas Al-Waie. [Joy dan Tim]

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 − seventeen =

Back to top button